Tujuan Outbound Training

Tujuan Outbound Training

 Outbound training

 

 

 

 

Tujuan Outbound

 

Kegiatan ini diharapkan dapat memfasilitasi dan membantu tercapainya salah satu atau beberapa aspek dibawah ini, antara lain:

  1. Pengembangan tim (tim building)
  2. Pengembangan kepemimpinan (leadership)
  3. Pengelolaan perubahan (managing change)
  4. Pengembangan budaya organisasi (culture development)
  5. Perencanaan strategis (strategic planning)
  6. Pengembangan diri (personal development)

 

outbound training
outbound training

Manfaat Outbound

  1. Mempertebal rasa kepercayaan diri
  2. Menumbuhkan rasa keberanian mengambil resiko
  3. Meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan
  4. Membangkitkan kepekaan dan saling pengertian antar kelompok
  5. Menumbuhkan motivasi dan berperan aktif
  6. Mengembangkan rasa keyakinan untuk mengubah sesuatu yang dianggap ‘tidak mungkin’ menjadi ‘mungkin’
  7. Melahirkan semangat baru yang nantinya menjadi energi baru
outbound training
outbound training

Target

  1. Tersedianya wahana dan pengalaman kerjasama tim yang menyenangkan bagi peserta
  2. Peserta berani mengaktualisasikan potensi-potensi dalam dirinya
  3. Peserta lebih optimis dalam menghadapi lingkungan kerja selanjutnya.

Kalau mau info lebih lengkap kunjungi https://www.1stoutbound.com 

atau kunjungi youtube First Training Management

Outbound Training
Outbound Training

 

 

 

 

 

 

 

Sekian artikel dari kami semoga bermanfaat bagi kita semua 🙂 amin

Hubungi kami :

 

First Outbound Training

Ali Saleh :

1stoutbound@gmail.com

081 231 938 011 (Simpati)

Website

https://www.1stoutbound.com

 

 

Fungsi Outbound Bagi Siswa, Fungsi Outbound Training, Fungsi Kegiatan Outbound, Tujuan Outbound Perusahaan, Tujuan Outbound Training, Harga Pakaet Outbound di malang, Paket Batu malang, Paket outbound di jawa timur

 

 

Jenis-Jenis Permainan Outbound

Jenis-Jenis Permainan Outbound

Haii . . Selamat Siang semua .

Sekarang 1stOutbound.com  akan berbagi informasi tentang bentuk program fun games itu apa saja ?

Yuk ikuti keseruannya 🙂

 

     Fun Games merupakan permainan yang menekankan unsur-unsur koordinasi, konsentrasi dan kebersamaan. Tahapan dari materi kegiatan fun games yaitu terdiri dari :

  1. Ice breaking

Untuk mencairkan suasana, agar peserta siap mengikuti kegiatan berikutnya. Ice breaking yang dilakukan ada 3 macam, yakni diantaranya :

1)      Permainan semut dan gajah serta ular dan ulat. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih konsentrasi dan melatih gerak reflek.

outbound malang, outbound training, outbount murah, outbound jawa timur
outbound malang, outbound training, outbount murah, outbound jawa timur

 

 

 

 

a)      Cara permainan :

–          Semua peserta membuat satu lingkaran,

–          Instruktur berada ditengah-tengah lingkaran tersebut,

–          Instruktur memberitahukan cara dan peraturan peramainan,

Jika Instruktur menyebutkan “gajah”, maka semua peserta harus menjawab “kecil” dengan disertai gerakan tangan membentuk lingkaran  kecil, sebaliknya jika instruktur menyebutkan “semut”, maka semua peserta  harus menjawab “besar” dengan disertai gerakan tangan membentuk lingkaran kecil,

–          Bila peserta melakukan kesalahan, maka dikenai hukuman,

2)      Permainan Hujan, Badai dan Halilintar. Kegiatan ini betujuan untuk melatih konsentrasi, gerak reflek dan menjalin keakraban antar peserta.

outbound malang, outbound training, outbount murah, outbound jawa timur
outbound malang, outbound training, outbount murah, outbound jawa timur

 

 

 

 

 

 

 

 

a)      Cara permainan :

–          Semua peserta membuat satu lingkaran

–          Instruktur berada ditengah-tengah lingkaran tersebut,

–          Instruktur memberitahukan cara dan peraturan peramainan:

Jika Instruktur menyebutkan “hujan rintik-rintik”, maka semua peserta harus melakukan gerakan menekankan jari telunjuk peserta ke punggung teman yang ada di depannya. Jika instruktur menyebutkan “badai”, maka semua peserta  harus melakukan gerakan tangan yang memukul ke punggung teman yang ada di depannya. Namun, jika instruktur menyebutkan “halilintar”, maka semua peserta boleh melakukan apa saja kepada teman yang ada di depannya.

  1. Kegiatan Inti

Kegiatan inti pada materi fun games dilakukan dengan membagi menjadi 2 kelompok. Masing-masing kelompok minimal terdiri dari 3 orang. Pada kegiatan inti terdapat 4 kegiatan. Kegiatan tersebut diantaranya  yaitu :

1)      Estafet karet

Estafet karet bertujuan untuk melatih, kerjasama, konsentrasi, kesabaran dan kecepatan.

a)      Cara permainan :

–          Kedua kelompok diminta untuk membentuk barisan yang berjajar kebelakang.

–          Instruktuk memberitahukan cara dan peraturan permainan

Masing-masing peserta diberi sedotan dan orang yang berada di barisan  paling depan sebagai penyimpan karet untuk diberikan kepada peserta kedua sedangkan peserta ketiga bertugas menampung karet. Apabila kelompok yang hanya menampung karet paling sedikit dan paling lambat, maka akan diberikan hukuman.

b)     Alat yang digunakan, yaitu :

–          Sedotan,

–          Karet gelang (masing-masing kelompok diberi 10 buah karet)

2)      Estafet Tepung

Estafet tepung bertujuan untuk melatih kerjasama, ketelitian dan ketepatan.

outbound malang, outbound training, outbount murah, outbound jawa timur
outbound malang, outbound training, outbount murah, outbound jawa timur

 

 

 

 

 

 

 

 

a)      Cara permainan :

–          Kedua kelompok diminta untuk membentuk barisan yang berjajar kebelakang.

–          Instruktuk memberitahukan cara dan peraturan permainan:

Tiap kelompok diberi 1 wadah tepung terigu, kemudian peserta dibarisan depan mengambil tepung untuk diberikan kepada peserta yang kedua, sedangkan peserta ketiga bertugas untuk menerima  tepung dari peserta kedua  kemudian mengumpulkan tepung kedalam wadah yang tersedia di barisan paling belakang. Posisi tangan harus merapat dan cara memindahkan nya harus lewat atas kepala peserta. Apabila kelompok yang hanya menampung tepung paling sedikit, maka akan diberikan hukuman.

b)     Alat yang digunakan, yaitu :

–          Tepung terigu

–          Kursi dan wadah untuk menampung tepung

3)      Memindahkan air dengan spons kedalam plastik.

Tujuan dari games ini adalah untuk melatih kecepatan, ketepatan, kerjasama dan kecerdikan.

a)      Cara permainan :

–          Salah satu orang dari masing-masing kelompok memegang plastik yang berada di bawah lubang kursi plastik.

–          2 orang lagi bergantian mengambil air di ember dengan menggunakan spons. Kemudian spons yang sudah menyerap air diletakan diatas kursi yang kemudian diduduki sampai air keluar dan tertampung dalam plastik.

–          Apabila kelompok yang hanya menampung air paling sedikit, maka akan diberikan hukuman.

b)     Alat yang digunakan, yaitu :

–          Ember yang berisi air

–          Spons

–          Kursi plastik yang  berlubang ditengah

–          Plastik

4)      Skin snake

Tujuan dari permainan ini adalah untuk melatih kecerdasan dan kerjasama.

a)      Cara permainan :

–          Peserta yang berada di depan memegang tangan peserta yang ada di belakangnya dengan posisi tangan yang berada diantara kedua kaki yang terbuka. Kemudian peserta yang paling belakang melewati diantara lingkaran kaki peserta yang berada didepannya dengan syarat posisi tangan tidak boleh terlepas dengan tangan peserta yang lain.

–          Apabila kelompok yang pegangan tangannya terlepas pertama maka kelompok tersebut akan diberi hukuman.

Untuk informasi lebih lengkap kunjungi wikipedia

atau di

outbound training, outbound malang, outbound murah, outbound jawa timur murah
outbound training, outbound malang, outbound murah, outbound jawa timur murah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Terimakasih telah mengikuti artikel mimin, semoga kita diberi keselamatan 🙂 amiin .

 

Fung Games Outbound, Fun Games Untuk Otbound, Contoh Fun Games Outbound, Jenis Fun Games Outbound, Kumpulan Fun Games Outbound, Harga Pakaet Outbound di Malang,

 

 

Tempat Outbound , Outbound Fun Game , Manfaat Outbound Untuk Anak

Tempat Outbound , Outbound Fun Game , Manfaat Outbound Untuk Anak

Manfaat Outbound Untuk Anak

 

Saat ini istilah outbound sudah tidak asing didengar. Hampir semua lapisan masyarakat mengenal istilah tersebut. Mulai dari anak-anak, remaja, bahkan hingga orangtua. Outbound sendiri merupakan kegiatan pelatihan yang dilakukan di alam, biasanya kegiatannya bersifat interaktif, santai namun memacu adrenalin, menyenangkan dpenuh tantangan.
Outbound menjadi alternatif untuk kejenuhan pembelajaran atau pelatihan yang umumnya dilaksanakan di ruangan. Karena itu sekarang ini akan banyak kita temui arena-arena outbound di berbagai tempat dengan segala kelebihan yang ditawarkan.
Lalu mengapa outbound menjadi begitu digandrungi belakangan ini? Hal tersebut tak lain karena outbound memberi banyak manfaat, begitu pun jika anak-anak yang mengikutinya. Manfaat outbound sendiri bagi anak-anak yaitu diantaranya :

 

 

1. Menumbuhkan kepercayaan diri (Self Confidence)
Seorang anak yang pada mulanya merasa rendah diri, ketika mengikuti outbound dan berhasil menyelesaikan berbagai permainan yang menantang tentu akan membuat dirinya merasa senang dan bangga. Hal tersebut membuat kepercayaan diri pada anak tumbuh.
2. Membangun kerjasama (Team Building)
Kegiatan Outbound biasanya dilakukan secara berkelompok. Tentu saja hal tersebut menjadi tantangan tersendiri, bagaimana peserta mesti bekerjasama untuk tetap kompak dan dapat menyelesaikan permainan dengan baik.
3. Mengembangkan kemampuan sosial
Seperti halnya manfaat kedua, ketika terjalin interaksi sosial antara sesama anak yang mengikuti outbound ataupun antara anak dan instruktur di arena outbound, secara pasti hal tersebut akan mengembangkan kemampuan sosial anak.
4. Menghilangkan kejenuhan
Permainan maupun wahana yang disediakan di area outbound biasanya dibuat interaktif dan menyenangkan. Hal tersebut tentu saja akan menghilangkan kejenuhan dan memberi hiburan yang menyenangkan bagi anak-anak.
5. Menumbuhkan keberanian
Outbound didominasi oleh permainan-permainan yang menantang dan memacu adrenalin. Tentu saja hal tersebut akan menumbuhkan keberanian anak. Anak diajarkan untuk tidak takut menghadapi tantangan seberat apapun.
6. Melatih konsentrasi
Beberapa permainan seperti meniti tali ataupun papan, tentu saja membutuhkan konsentrasi yang tinggi. Hal tersebut akan melatih konsentrasi ataupun fokus anak.
7. Menjadi sarana hiburan
Pelaksanaan pembelajaran yang kebanyakan dilakukan di ruang kelas bisa jadi membuat anak menjadi bosan. Karena itu membawa anak untuk mengunjungi dan mengikuti semua permainan di arena Outbound menjadi salah satu sarana hiburan yang cukup efektif bagi anak-anak.
8. Sarana Ekpresi
Wahana dan permainan di arena Outbound kebanyakan menstimulus anak-anak untuk berpikir, merancang, bergerak dan bertindak bebas. Anak dapat berekspresi dan bereksperimen sebebas-bebasnya. Anak bisa mengungkapkan keinginannya dan perasaannya. Apakah senang, takut, marah, berani, acuh, rendah diri, percaya diri, kuat, dan lain sebagainya.
9. Melatih Kemandirian
Ketika mengikuti outbound Anak biasanya tidak boleh menjalankan permainan dengan dibantu oleh orang tua maupun guru. Anak harus bisa menyelesaikan permainan sendiri. Karena itu tentu saja kemandirian anak akan semakin besar.
10. Membantu tumbuh kembang anak
Permainan yang melibatkan latihan-latihan fisik dan menggerakan semua otot anak akan membantu tumbuh kembang anak yang mengikuti outbound.
11. Aktivasi kecerdasan majemuk
Sarana outbound biasanya selalu atraktif, kecerdasan majemuk yang meliputi kecerdasan linguistik, logis matematik, musik, kinestetik, visual-spasial, interpersonal, intrapersonal, naturalis, emosional dan spiritual bisa diaktivasi dengan beragamnya jenis permainan. Apalagi instruktur outbound selalu melakukan ice breaking yang sebelum kegiatan berlangsung.
12. Mengoptimalkan aspek-aspek perkembangan anak
Aspek-aspek perkembangan anak seperti kognitif, sosial emosional, psikomotorik, dan bahasa dapat dioptimalkan dengam mengikuti kegiatan otubound.


Semua manfaat dari mengikuti outbound tersebut dapat ditemukan di Edukidzment, tempat outbound dan wisata air yang terletak di tengah kota Bandung. Dilengkapi wahana-wahana yang edukatif, Edukidzment memberi warna baru dan menjadi satu-satunya area outbound di pusat kota. Instruktur- instruktur yang terlatih dan “ramah anak” menjadi nilai tambah tersendiri bagi Edukidzment. Nah sekarang, tunggu apa lagi..Dengan beragam manfaatnya, yuk kita biasakan ajak anak2 kita untuk bermain outbound

 

http://edukidzment.blogspot.com/2012/03/manfaat-outbound-untuk-anak.html

Jenis Jenis Permainan Outbound Untuk Anak Sekolah

Jenis Jenis Permainan Outbound Untuk Anak Sekolah

JENIS-JENIS PERMAINAN OUTBOUND untuk anak sekolah

Blind Walk

Tujuan permainan ini adalah untuk melatih keseimbangan otak. Langkah yang harus dilakukan oleh peserta adalah tiap-tiap peserta dalam kelompok diminta berjalan dengan mata tertutup (kecuali ketua kelompok) mengikuti jalur yang sudah dibuat. Dengan arahan ketua kelompok yang berjalan paling belakang, peserta berjalan mengikuti jalur tanpa menyentuh pembatas. Kelompok yang pertama memasuki garis finish ditetapkan sebagai pemenang. Pemaknaan dalam permainan ini adalah bagaimana kelompok mengatur strategi dan melatih kedisiplinan serta kerjasama kelompok.

Pipa Bocor
 

Tujuan permainan ini adalah mengatasi berbagai masalah.
Alat bantu dalam permainan ini meliputi pipa bocor, penyangga, ember, gelas aqua, bola pimpong.
Prosedur dalam permainan ini adalah :
  1. Masing-masing kelompok diminta berlomba mengeluarkan bola pimpong yang ada dalam pipa bocor dengan menggunakan air.
  2. Cara menuangkan air ke dalam pipa hanya boleh menggunakan gelas aqua yang telah disediakan dengan waktu yang telah ditentukan
Pemaknaan dalam permainan ini adalah kerjasama kelompok, strategi menyelesaikan masalah dan kepemimpinan.

Evakuasi Bambu

Tujuan permainan ini adalah melatih kerjasama yang komunikatif.
Alat bantu yang digunakan adalah bambu, air, tali dan bola pimpong
Prosedur dalam permainan ini adalah :

  1. Tiap kelompok berlomba mengeluarkan bola dari dalam bambu dengan cara menuangkan air ke dalam bambu.
  2. Cara menuangkannya, bambu yang berisi air hanya boleh diangkat dengan menggunakan tali yang telah disediakan
  3. Saat melakukan evakuasi, anggota badan tidak boleh melewati batas aman dari daerah yang telah ditentukan

Pemaknaan dalam permainan ini adalah :

  1. Bagaimana langkah peserta dalam melaksanakan tugas ini
  2. Strategi apa saja yang peserta gunakan untuk menyelesaikan tugas ?
  3. Mampukan mereka bekerjasama dengan baik ?
  4. Siapakah yang mampu memimpin dan berkomunikasi dengan baik ?

 

 

 

http://permainanoutbond.blogspot.com/2014/01/jenis-jenis-permainan-outbound-untuk.html

Manfaat Outbound Training Dalam Aktualisasi Diri

Manfaat Outbound Training Dalam Aktualisasi Diri

Manfaat Outbound Training Dalam Aktualisasi Diri

Outbound training belakangan menjadi suatu kegiatan yang banyak diagendakan oleh perusahaan – perusahaan sebagai bentuk kegiatan luar kantor yang sangat bermanfaat. Kegiatan yang berujung akan kemampuan aktualisasi diri dari seorang karyawan  sehingga memberikan kontribusi positif bagi kemajuan perusahaan. Dan melihat pentingnya kegiatan ini, maka dalam kurun waktu tiga tahun terakhir jasa outbound training mulai tumbuh subur di negeri tercinta ini.

Beberapa kota yang cukup menjadi sasaran favorite bagi perusahaan untuk menggelar kegiatan outing ini seperti outbound puncak Cipanas, outbound Lembang, Sungai  dan Ciwidey di Jawa Barat, outbound malang di Jawa Timur, outbound bedugul di pulau Bali. dan tempat – tempat lain di pelosok tanah air. Semua tempat memiliki karakteristik konsep dan metode yang berbeda – beda tetapi memiliki tujuan yang sama yaitu memberikan manfaat untuk meningkatkan kemampuan aktualisasi diri bagi pesertanya. Dan untuk tempat-tempat yang saya sebut di atas memiliki kesamaan yaitu menjadikan alam sebagai media tempat belajar aktualisasi diri. Outbound di daerah Puncak dan Ciwidey mengutamakan kegiatan lintas alam mendaki gunung, sedangkan outbound malang dan outbound citarik menggunakan kegiatan rafting di sungai sebagai media pembelajaran aktualisasi diri.

Adapapun manfaat outbound training di dalam meningkatkan aktualisasi diri seseorang diantaranya:

  1. Melatih kemampuan seseorang terutama menumbuhkan jiwa leadership yang mungkin selama ini tidak nampak. Beberapa metode outbound training menggunakan permainan atau kegiatan yang telah diatur skenario-nya untuk membawa suatu team ke dalam suatu permasalahan. Dan saat team tersebut berjuang mengatasi masalah yang ada, maka jiwa leadership seseorang akan muncul.
  2. Melatih kerjasama team. Kegiatan outbound training biasanya dalam bentuk permainan yang melatih masing-masing individu yang mungkin terbiasa bekerja sendiri untuk dapat bahu membahu bersama team-nya di dalam menyelesaikan permainan.
  3. Melatih menyeimbangkan kemampuan analisa dan pola pikir dengan menggunakan otak kiri dan otak kanan. Kesimbangan antara pola berpikir realistis, konseptual dan “feeling” seseorang adalah senjata yang sangat ampuh di dalam mengambil keputusan.
  4. Mengasah kemampuan seseorang di dalam mengambil keputusan terhadap suatu kondisi di mana kondisi tersebut bisa saja tidak pernah di alami sebelumnya.
  5. Meningkatkan kemampuan dan kematangan kedewasaan seseorang di dalam mengambil keputusan.
  6. Menumbuhkan arti penting kehidupan kebersamaan. Terlebih di beberapa kota besar sangat banyak dijumpai orang-orang yang memiliki rasa individualistis yang tinggi. Bahkan mengarah kepada persaingan yang saling menjatuhkan.
  7. Fun. Metode kegiatan aktualisasi diri yang biasanya dikemas dalam kegiatan permainan akan memberikan rasa suka cita yang optimal bagi individu peserta outbound training.

Manfaat outbound training di atas yang dikemas dalam bentuk permainan secara tidak langsung akan mempengaruhi kinerja seseorang dalam sebuah perusahaan untuk menjadi lebih optimal. Biasanya setelah selesai acara training, perlahan-lahan atau secara cepat, pola pikir seseorang akan terbentuk. Hal ini disebabkan metode permainan dalam outbound training lebih mudah mengendap dalam alam bawah sadar seseorang.

http://edukasi.kompasiana.com/2013/08/15/manfaat-outbound-training-dalam-aktualisasi-diri-584437.html

PENGEPAKAN PERALATAN BERKEMAH

PENGEPAKAN PERALATAN BERKEMAH

PENGEPAKAN PERALATAN BERKEMAH

Persiapan menjelang keberangkatan berkemah merupakan bagian penting dari berhasil atau tidaknya suatu perkemahan. Salah satu persiapan yang perlu menjadi perhatian bagi para peserta adalah persiapan peralatan/perlengkapan berkemah. Prinsip yang harus dipegang oleh setiap peserta perkemahan dalam menyiapkan peralatan perlengkapan adalah membawa peralatan seringan, sedikit, selengkap dan sepraktis mungkin. Untuk itu perlengkapan berkemah perlu diperinci dan dicatat dalam buku inventaris, baik perlengkapan milik sendiri maupun yang dipinjam.

 

Peralatan atau perlengkapan yang akan dibawa terdiri dari:

1.   Perlengkapan Pribadi/Perorangan:

a.   Ransel; gunakan ransel dari bahan yang kuat, ringan dan tidak mudah basah jika terkena hujan serta sesuaikan dengan lamanya berkemah.

  1. Pakaian Perjalanan; gunakan pakaian perjalanan dari bahan yang kuat dan mempunyai kantong banyak. Jangan membawa pakaian perjalanan dari bahan jean karena selain berat, jika basah akan lama keringnya. Baju dan celana perjalanan sebaiknya jangan yang terlalu ketat atau terlalu longgar. Dianjurkan membawa baju lengan panjang untuk menghindari tangan atau lengan dari goresan duri ketika menerobos belukar.
  2. Pakaian Tidur; selain training pack bawa juga kain sarung, selain untuk penahan dingin dapat digunakan untuk sholat/ sembahyang.

d.   Jaket Tebal; sebaiknya dari bahan nilon berlapis kain dan mempunyai ponco dilehernya.

  1. Kantung Tidur (sleeping bag) dan alas tidur (matras); sangat berguna untuk penahan dingin.
  2. Pakaian Cadangan; bawa secukupnya dan masukkan dalam kantong plastik.

g.   Peralatan Makan; berupa piring, sendok, garpu, gelas atau mug, tempat air atau peples.

  1. Peralatan Mandi; gayung, sabun, sikat gigi, pasta gigi, sandal, handuk.
  2. Sepatu; pakailah sepatu yang menutupi hingga mata kaki dan sepatu yang baik adalah yang terbuat dari kulit.
  3. Kaos Kaki; bawa beberapa pasang dan simpan dalam kantong palstik.

k.   Sarung Tangan; selain berguna untuk melindungi tangan sewaktu menebas belukar, juga dapat digunakan untuk penahan dingin.

  1. Topi; bawalah topi yang terbuat dari kain dan bertepi lebar.
  2. Senter; jangan lupa untuk membawa bateray cadangan. Selain untuk penerangan dapat berguna untuk memberi isyarat jarak jauh.
  3. Peluit; sangat berguna untuk alat komunikasi.
  4. Korek Api; selain korek api gas, korek api kayu juga perlu disiapkan. Untuk itu, sebaiknya disimpan dalam tabung plastik bekas film berikut kertas pemantiknya.
  5. Ponco; sangat berguna untuk jas hujan, tenda darurat/bivak, alas tidur, tandu darurat serta penampung air hujan. Jika tidak ada ponco, bawalah plastik agak tebal seukuran taplak meja makan.
  6. Obat-obatan Pribadi; jangan lupa untuk membawa obat-obatan pribadi untuk pencegahan.

 

Untuk berkemah di pegunungan dan berkemah di tepi laut/pantai, jenis pakaian yang dibawa harus berbeda. Jika berkemah ditepi laut/pantai, sebaiknya membawa pakaian yang praktis dan ticlak terlalu merepotkan seperti kaos oblong, celana pendek dan pakaian renang.

 

  1. Perlengkapan Regu/Kelompok/Pasukan

Yang perlu dipersiapkan dan dibawa berupa:

  1. Tenda Regu/Kelompok lengkap dengan tali dan pasaknya

b.   Bendera Regu/Kelompok

  1. Bendera Semaphore untuk alat komunikasi
  2. Cangkul atau singkup kecil yang mudah dilipat
  3. Golok atau pisau, kampak

f.    Tongkat

  1. Alat dapur berupa kompor, panci, wajan, tempat nasi, ember
  2. Lentera atau lampu badai

i.    Lilin

j.    Kompas

  1. Peta lokasi (jika ada)
  2. Payung lipat

m. Alat tidur dari plastik kedap air

  1. Tali secukupnya
  2. Kotak P3K, berisi obat sakit perut, sakit kepala, obat luka, dll.

 

JENIS DAN BENTUK RANSEL

Peralatan atau perlengkapan pribadi yang akan dibawa berkemah harus dimasukkan kedalam ransel, disusun sedemikian rupa agar teratur dan mudah diambil jika dibutuhkan. Pemilihan jenis ransel yang akan dibawa, tergantung dari bentuk dan lamanya waktu berkemah.

Jenis-jenis dan bentuk ransel serta penggunaannya, dapat dibedakan:

 

  1. Ransel Tanpa Rangka

Bentuknya kecil dan tidak mempunyai rangka, yang hanya dapat memuat sedikit perlengkapan pribadi. Digunakan untuk berkemah yang waktunya tidak lama, yaitu sehari atau dua hari misalnya Persami.

 

  1. Ransel Memakai Rangka Segi-tiga

Digunakan untuk perkemahan menetap yang waktunya cukup lama. Ransel yang menggunakan rangka dari pipa-pipa alumunium, merupakan ransel yang baik. Rangka ini menjaga agar bawaan atau ransel tidak melekat ke punggung. Sebab selama berjalan, punggung akan basah berkeringat, dan hal tersebut dapat membuat bawaan dalam ransel ikut basah juga. Karena itu jika membeli ransel, cobalah dahulu ke punggung.

Sebuah ransel yang baik dan mahal serta cocok untuk orang yang bertubuh tinggi, belum tentu cocok untuk orang yang bertubuh pendek. Jangan membeli ransel hanya karena melihat warna-warninya, sebab warna yang indah menyala serta bentuknya indah belum tentu enak dipakainya.

 

  1. Ransel Memakai Rangka Segi-empat

Penggunaannya sama dengan ransel memakai rangka segi-tiga, bedanya ransel jenis ini lebih banyak memuat peralatan/ perfengkapan dan lebih padat, karena hampir semua peralatan/ perlengkapan dapat disusun dalam satu pengepakan.

 

Tata cara mengepak peralatan berkemah:

a.   Letakkan lapisan plastik di dalam ransel sebelum pakaian dimasukkan.

Maksudnya agar pakaian tidak basah oleh rembesan keringat atau air hujan.

b.   Peralatan atau pakaian yang segera diperlukan di tempat perkemahan (misalnya pakaian seragam), harus diletakkan paling atas. Sedangkan pakaian yang tidak segera digunakan seperti pakaian tidur dan pakaian pengganti, ditempatkan dibagian bawah.

  1. Tempatkan peralatan lainnya pada kantong-kantong kecil yang tersedia pada ransel sesuai dengan kebutuhan atau keperluannya untuk memudahkan mengambilnya.
  2. Barang-barang penting seperti dompet, buku catatan, camera photo dan bahan makanan, sebelum dimasukkan perlu dibungkus dengan plastik terlebih dahulu.

 

PENGEPAKAN SEBUAH RANSEL

 

  1. Pakaian hujan – mantel atau jas hujan yang menutupi hingga bahu­Tempat air – alas tidur – tenda.
  2. Peralatan makan – tempat minum, piring, sendok, cangkir/mug.
  3. Pakaian tambahan – sweater, kaos dsb.

Pakaian cadangan – pakaian dalam, kaos kaki dsb.

  1. Perlengkapan tidur – kantong tidur, baju tidur dsb.
  2. Tempat untuk senter, korek (pemantik) api dsb.
  3. Peralatan peta – kompas, buku, pulpen dsb.

http://wandiparlente.blogspot.com/2013/01/pengepakan-peralatan-berkemah.html

Standard Peralatan / Perlengkapan Yang Harus Dibawa Saat Mendaki Gunung

Standard Peralatan / Perlengkapan Yang Harus Dibawa Saat Mendaki Gunung

Standard Peralatan / Perlengkapan Yang Harus Dibawa Saat Mendaki Gunung

 

Untuk Bro dan Sis yang belum mengenal kegiatan petualangan seperti mendaki gunung pasti mengundang pertanyaan klise “ngapain sih naik gunung cape dan membahayakan ??????  Pertanyaan sederhana tapi sering membuat bingung yang ditanya atau bahkan mengundang rasa kesal. George F. Mallory, seorang pendaki Inggris menjawab pertanyaan tersebut “because it is there”. Mallory dan rekannya menghilang di everest tahun 1924. Soe hook Gie ( Mapala UI ) menulis dalam puisi “Aku Cinta Pangrango” karena aku mencintai kebenaran hidup”. Dia tewas tercekik gas beracun di puncak Mahameru tanggal 16 Desember 1969,.
Saya mengingat sebuah kutipan dari Chris Bonington (Pendaki Inggris yang pernah mencapai puncak Everest) ” Teknik dan kemampuan anda tidak membawa anda keatas, itu adalah kemauan yang paling penting kemauan ini anda tidak dapat membeli dengan uang atau diberikan kepada orang lain , ia terbit dari hati kita”.Kalo dari saya sendiri sih ” ketika kita bisa mengalahkan ego kita menuju puncak dan menancapkan rasa kebersamaan dihati kita, disitu kita akan tersenyum bahagia bak alam yang indah yang telah disediakan Tuhan.
Berikut Peralatan umum dalam melakukan pendakian / mounteneering :

 

  1.   Peralatan Packing 

 

1. Tas Carrier/Ransel Carrier sangatlah penting untuk seorang pendaki gunung. Pemilihan carrier yang tepat   dapat membuat perjalanan kita semakin nyaman. Usahakan memilih carrier yang udah teruji kualitasnya (bermerk) jangan pake tenda teletubies ya bro dan sis, gawat. Takutnya lala dan dipsy nyariin tuh tenda dikirain si poh dan tingkiwingki disitu.

 

2. Tas Punggung (Daypack) Boleh bawa boleh juga tidak. Jika masih memungkinkan sebaiknya Anda membawanya. Kegunaanya untuk summit attack. Untuk medan summit attack yang berat seperti di Gunung Semeru atau Gunung Slamet, membawa daypack sangat disarankan.

 

3.  Kantong Plastik / Trash Bag Fungsinya untuk menjaga barang bawaan kita agar tidak basah terkena air. Kan udah ada carrier yang notabene ada lapisan tahan airnya? Pada kenyataannya hal itu tetap saja tidak membantu.

 

B. Peralatan Pribadi 

 

#. Jaket Gunung Usahakan pilih jaket gunung yang tebal, saya sendiri merekomendasikan jaket polar dari bahan bulu angsa.. Hangat baget Gan.

 

#. Baju Ganti Bawa saja secukupnya. Hal ini untuk berjaga-jaga jika baju yang kita pakai basah atau kotor. Baju ganti disini sudah termasuk baju (kaos), celana, dan pakaian dalam. Saya sih nga nyarani pada saat mendaki pake levis, ribet bos apalagi pada saat hujan.. haiyahh..hehe

 

#. Rain Coat / Ponco Membawa jas hujan menurut saya adalah sebuah keputusan yang tepat karena alam ga bisa ditebak, ada matahari aja masih bisa hujan.

 

#. Topi, Sarung Tangan Topi bisa berguna untuk melindungi kepala dan tengkuk belakang dari terik matahari bagusnyanya sih pakai tobi rimba  bro dan sis, kalo sarung tangan mah masing – masing ada gayanya aja..hehe.

 

C. Perlengkapan Kaki

 

#. Sepatu, fungsinya pasti sudah pada tahu, untuk melindungi kaki dari duri, kerikil tajam, gigitan ular dan mencegah dari hawa dingin. Gunakan sepatu yang dirancang khusus untuk mendaki gunung.

 

#. Sandal.

 

#. Kaos Kaki (cadangan banyakin).

 

#. Gaiter (untuk jalur yang banyak pasir dan bebatuan kecilnya) kaya   Gunung Slamet dan Gunung Semeru.

 

D. Perlengkapan Camping / Tidur.

 

#. Tenda-Tenda hendaknya dapat menampung seluruh anggota pendakian (team) dan kalo bisa jangan lebih ataupun kurang (paspas aja) biar udara yang berada didalam hangat coi.

 

#. Sleeping Bag (SB) Selain jaket, sleeping bag akan menjadi peralatan andalan untuk mengusir hawa dingin yang menyerang tubuh kita. kalo kantong minim dan SB g ada bisa diakalin pake sarung dengan cara 2 sarung dijahit terlebih dahulu untuk dijadikan 1 sarung (pengalaman dulu) hehe.

 

#. Matras.

 

E. Peralatan Makan dan Masak

 

#. Peralatan masak terdiri dari kompor dan bahan bakar, nesting, wadah air, dsb. Harap diperhatikan, jika memungkinkan bawalah alternatif dari alat masak yang Anda bawa. Jika anda memilih kompor gas portable, saya sarankan Anda juga membawa parafin atau bahan bakar lainnya. Jika sewaktu-waktu kompor yang kita bawa rusak kita tidak perlu khawatir karena kita sudah punya penggantinya.

 

#. Piring, sendok, garpu, gelas, dan lain sebagainya.

 

F. Logistik

 

#. Usahakan kita membawa logistik yang cukup dan jika perlu bawa lebih. Kita pasti tidak ingin mendaki gunung dalam keadaan perut keroncongan bukan? Apa aja yang musti dibawa? Sebagai gambaran saya biasa membawa beras, mie instan, tempe, agar – agar swallow, roti, susu, teh, kornet, kopi, minyak goreng, ikan asin, gula merah, cabe, bawang merah, bawang putih, jengkol / pete (yang terakhir tidak disarankan buat pemula) dll (mau buka warteg kali ya disana). Semua yang  saya sebutkan di atas adalah menu dari seorang  pendaki yang gampang laper seperti saya ini. Kalo masih ada uang dan mau bawa tambahan makanan lebih juga lebih bagus dan g masalah, siapa tau makanannya g habis dan pas banget ketemu sama saya kan bisa dibagi.

 

G. Perlengkapan lain – lain.

 

Headlamp atau Senter, beserta baterai dan bohlam cadangan, Survival Kit, Obat-obatan (Wajib), Tissu Toilet, Lilin, Korek Api, Pisau Lipat Serbaguna dan parang, Benang Jahit sama Jarum, Kamera Pastinya buat mengabadikan keindahan alam disana, Perlengkapan Pribadi lainnya seperti : pakaian dalam, odol, sikat gigi, shampo,  sabun mandi, uang,    handphone, KTP, ATM,

Semoga info diatas dapat membantu bro dan sis semuanya, mungkin jika dirasa masih ada kekurangan dari pelengkapan diatas silakan gunakan kolom   komentar yang di bawah  untuk menjadi bahan update di blog ini. Thakns bro dan Sis.

 

 

http://jd2984.blogspot.com/2013/03/standard-peralatan-perlengkapan-yang.html

 

Mengenal Peralatan Outbound

Mengenal Peralatan Outbound

Mengenal Peralatan Outbound

Karabiner dalah alat penghubung seperti pengait, umumnya dibuat dari bahan Alluminium Alloy. Karabiner sendiri mempunyai dua jenis yaitu karabiner yang mempunyai sistem penguncian (Locking Carabinner) atau screwgate dan karabiner tanpa sistem pengunci (Un-locking Carabinner) biasa pula disebut snapgate. Karena pengaruh penggunaan dan fungsinya, karabinerpun mempunyai bentuk yang bermacam-macam. Secara prinsip, dalam rock climbing karabiner digunakan untuk menghubungkan tali dengan titik pengaman (runners), sehingga karabiner dibuat kuat namun ringan.Umumnya karabiner yang sering digunakan adalah bentuk d shape untuk dikaitkan pada runner/hanger.
Carmentel dynamic mempunyai daya lentur hingga 25%, digunakan sebagai tali utama yang menghubungkan pemanjat dengan pengaman pada titik tertinggi. Tali ini untuk melindungi pendaki dari kemungkinan jatuh sampai menyentuh tanah (freefall). Berbagai jenis tali yang digunakan dalam panjata tebing. Tali yang umum dipergunakan adalah jenis statis, walaupun kadang dibutuhkan tali statis,seperti digunakan untuk jummaring dalm pemanjatan tebing-tebing yang sangat tinggi (multipitch climbing).

Harness Berguna sebagai pengaman tubuh pemanjat dan belayer. Harness yang umum digunakan adalah Sit Harness (harness untuk pinggang). Mempunyai dua jenis, yaitu yang bisa disesuikan ukuran pada lingkar pinggang dan paha (Udjustable Harness) dan ada yang bisa disesuaikan pada lingkar pinggang saja. (Non-adjustable Harness).

Chock dan cam adalah pengaman yang disisipkan ke rekahan, celah – celah, atau lubang pada permukaan tebing. Chock mempunyai berbagai jenis dan ukuran yang dapat disesuaikan dengan bentuk rekahan atau celah pada tebing. Sedang cam mempunyai pegas yang dapat diminimalkan sudut mengembangnya pada celah. Dan mempunyai ukuran-ukuran yang berbeda pula.

Belay device adalah alat pengaman seorang pemanjat yang dikontrol oleh belayer, dengan memanfaatkan gaya gesek (friction) tali pada alat tersebut. Ada yang mempunyai self braking, yaitu dapat mengunci pergesaran tali jika terbebani. Alat inipun ada yang bisa berfungsi sebagai descender.

 

Sepatu yang dipergunakan khusus untuk pemanjatan, dibuat berbeda dengan umumnya sepatu. Dibuat dengan sol yang lunak, dan dari bahan karet yang mempunyai daya rekat merekat pada permukaan tebing, sehingga meminimalkan terpelesetnya pemanjat. Ada juga yang dibuat dengan sol agak keras, umumnya dipakai memanjat tebing rlatif mudah, atau memakai tehnik jummaring pada tebing sangat besar atau tinggi.

Penggunaan helm sangatlah dianjurkan dalam pemanjatan, helm melindungi kepala dari serpihan atau batuan yang jatuh, juga bahaya lainnya. Helm yang baik adalah yang ringan namun juga kuat, umumnya dibuat dari bahan polycarbonate.

Chalk Bag adalah sebuah tas kecil yang umumnya dipakai di pinggang bagian belakang seorang pemanjat, berisi bubuk magnesium, yang berguna menetralisir keringat yang keluar pada tangan dan kelembaban pada batu atau permukaan tebing.


Ascender merupakan alat mekanik Single Rope Technique (SRT) yang berfungsi menjepit (clamp) tali, dimana tak bisa bergeser ke bawah namun sebaliknya. Umumnya digunakan pemanjatan artificial. Ascender terbagi menjadi dua jenis yaitu yang mempunyai pegangangan (handle) atau kepalanya saja, atau biasa disebut clog.

 Descender adalah alat untuk turun dari suatu ketinggian, dengan memanfaatkan gaya gesek atau gaya geser tali terhadap alat tersebut (friction). Umumnya digunakan figure eight descender, namun bila jarak turun sangat tinggi atau vertikal umumnya dipakai descender yang mempunyai sistem pengereman sendiri. 

Hook Berfungsi seperti pengait, namun bukan alat pengaman. Umumnya dipakai oleh seorang pemanjat sebagai pengaman sementara, yang dikaitkan pada cacat batuan (flakes). Dipakai pada pemanjatan dengan tehnik aid climbing.

Palu Tebing berguna untuk memasang piton atau membukanya. Adapula palu yang sudah dilengkapi dengan pemutar baut.

Bor Tebing, alat yang berfungsi seperti bor, berguna untuk mem’bor’ tebing dan memasang baut untuk menempatkan hanger (bolt hanger) pada permukaan tebing.


Bolt Hanger adalah pengaman tetap yang dipasang pada permukaan tebing yang telah dilubangi / dibor, diperkuat dengan baut tebing (bolt) sedang Resin Anchor dipasang pada permukaan tebing yang telah dilubangi dengan bor dan diperkuat dengan lem (resin glue).

Pasak tebing, pada umumnya piton dapat digolongkan dalam empat jenis, yaitu bong, bugabbos, Knife-Blade dan Angle. Merupakan pasak yang ditancapkan pada rekahan atau celah tebing. Karena disesuaikan dengan bentuk rekahan dan celah tebing, maka bentuk pitonpun bermacam-macam.

Eitrier/Stirrup dibuat dari webbing yang dibentuk seperti tangga, biasanya dig unakan untuk menambah ketinggian pada jalur pemanjatan yang sulit atau pemanjatan artificial, misalnya pada dinding yang menggantung (overhang).




Pulley adalah alat yang berfungsi sebagai pulley (kerekan)pengaman yang digunakan untuk meluncurkan pesertaoutboundmenggunakansling baja.



Webbing adalah alat yang sangat cocok digunakan sebagai pengaman. alat tersebut berfungsi sebagai pengganti harness.


Sling baja adalah alat utama dalam melakukan kegiatan high rope.

http://letsplayoutbound.blogspot.com/2012/06/karabiner.html

Tata Tertib & Peraturan Outbound

Tata Tertib & Peraturan Outbound

TATA TERTIB PESERTA

 

  1. Peserta Outbond datang bersama-sama ke lokasi kegiatan Outbond on time
  2. Peserta Outbond harus mengikuti semua kegiatan Outbond dari awal hingga akhir dengan baik
  3. Peserta Outbond harus menyelesaikan tugas yang diberikan dan mengumpulkan tepat waktu sesuai dengan waktu yang telah ditentukan oleh panitia
  4. Peserta Outbond harus membawa “perlengkapan yang telah disebutkan”
  5. Peserta Outbond wajib beretika baik dan berlaku sopan kepada panitia, anggota umum, atau sesama peserta Outbond
  6. Peserta Outbond yang ingin keluar dari area kegiatan Outbond harus meminta ijin kepada masing-masing fasilitator
  7. Peserta dilarang makan dan minum selama materi berlangsung
  8. Barang pribadi peserta adalah tanggung jawab peserta masing-masing
  9. Tidak boleh melakukan tindak kekerasan fisik
  10. Peserta harus menaati tata tertib peserta outbond 2011

 

TATA TERTIB ANGGOTA UMUM

 

  1. Anggota umum berperan sebagai pemantau dan dapat berpartisipasi dalam kegiatan sesuai permintaan dari panitia
  2. Anggota umum tidak boleh masuk ke dalam serangkaian kegiatan Outbond 2011 tanpa se izin panitia
  3. Anggota umum tidak boleh melakukan kekerasan fisik
  4. Anggota umum harus menaati tata tertib peraturan Outbond 2011

http://rezarion.blogspot.com/2011/09/tata-tertib-outbond.html

 

Jenis Kegiatan Di Dalam Program Outbound Training

Jenis Kegiatan Di Dalam Program Outbound Training

Jenis Kegiatan Di Dalam Program Outbound Training

Games

Game adalah suatu latihan dimana pesertanya terlibat dalam sebuah kontes dengan peserta lain (atau sekelompok orang) dengan dikenai sejumlah peraturan. Biasanya games meliputi beberapa tipe pembayaran. Sebagian besar games pelatihan sekarang lebih diarahkan pada kompetisi trainee secara individual terhadap dirinya sendiri dari pada berkompetisi dengan sesama trainee. Hal ini menghindari situasi adanya yang menang dan yang kalah.

Istilah ‘games’ meliputi, games ketrampilan psikomotorik, ketrampilan intelektual dan paling banyak adalah adu untung. Beberapa tipe game yang umum meliputi lempar panah, ular tangga, sepakbola, scrable, tebak kata dan bermacam-macam permainan kartu. Games yang dimainkan secara individual, meliputi solitaire, patience (semacam permainan kartu), teka-teki silang dan bahkan mesin poker.

 

Simulasi

Simulasi adalah contoh situasi aktual atau imajiner. Simulasi umumnya digunakan untuk melatih operator masa depan dimana akan sangat tidak praktis atau terlalu brbahaya bagi trainee untuk menggunakan peralatan atau lokasi sesungguhnya. Simulasi biasanya dirancang serealistis mungkin supaya treinee dapat belajar dari tindakan mereka tanpa khwatir harus memperbaiki atau mengganti peralatan yang rusak.

Contoh simulasi meliputi simulator penerbangan, simulator mengamudi, dan perang-perangan.

 

Asah Otak

Asah otak berada di kelasnya tersendiri. Bukan merupakan games atau simulasi murni melainkan teka-teki yang dapat menyibukkan pikiran peserta atau menunjukkan titik kuncinya. Asah otak umumnya tidak memiliki peraturan, tapi trainer boleh merancang peraturan mereka sendiri untuk menyesuaikannya dengan sesi pelatihan individual.

Asah otak tertentu meliputi latihan-latihan seperti menggabungkan titik dan paling banyak merupakan latihan persepsi.

 

Bermain Peran

Bermain peran digunakan dalam pelatihan untuk melihat bagaimana peserta bereaksi dalam situasi tertentu sebelum dan sebuah sesi pelatihan. Bermain peran sangat bermanfaat untuk memberikan kesempatan peserta mempraktekkan bagaimana berhubungan dengan orang lain sesuai skenario yang diberikan. Bahkan meski peserta keliru melakukannya, mereka tetap dapat mengambil suatu pelajaran.

 

Studi Kasus

Definisi studi kasus sama persis dengan yang ditunjukkan namanya. Sebuah kasus (basanya berasal dari daerah kerja peserta) dipelajari oleh kelompok atau oleh individu. Studi mendalam dari hal sesungguhnya atau skenario yang disimulasikan dimaksudkan untuk mengilustrasikan hasil-hasil tertentu. Apabila sebuah kelompok atau individu memiliki jawaban terhadap masalah atau situasi tertentu, maka jawaban tersebut dapat dibandingkan dengan hal yang sesungguhnya terjadi dan hasil-hasil yang muncul dalam peristiwa tersebut

 

http://www.timurlangit.com/?Artikel:Outbound_Training:Jenis_Kegiatan_Di_Dalam_Program_Outbound_Training

Jurit Malam

Jurit Malam

Apa Arti ‘Jurit Malam’?

Jurit = Perang (KBBI IV)
Jurit Malam = Perang Malam

Jurit juga berasal dari kata Prajurit, mengalami pemangkasan menjadi Jurit. Jadi,
Jurit Malam = Prajurit Malam

Kesimpulan, Jurit Malam = Prajurit Perang Malam Hari

 

http://lingua-bahasa.blogspot.com/2013/03/apakah-arti-jurit-malam.html

JURIT MALAM, Kegiatan “Uji Nyali” Saat Kemah Pramuka

Ini nama sebuah kegiatan. Saya tidak tau apakah anak-anak sekarang familiar dengan istilah ini atau tidak. Namun bagi mereka yang dulu pernah aktif di kepramukaan biasanya mengenal kegiatan ini.

Setiap liburan sekolah, biasanya kami para anggota Pramuka mengadakan kemping ke daerah-daerah tertentu.

Kegiatan saat Kemping tersebut juga macam-macam. Siang hari kita mengadakan Acara Cari Jejak dan Bakti Sosial. Sementara malamnya adalah Jurit Malam dan ditutup dengan Api Unggun pada malam terakhir.

Apakah Jurit Malam itu ?
Jurit malam, menurut pengertian awam saya, adalah acara jalan malam-malam. Kalau dalam kamus bahasa Indonesia … Jurit itu artinya perang. Saya tidak tau sejarahnya kok kegiatan jalan malam-malam ini dinamakan jurit malam.

Apa istimewanya ?
Dulu kita kemping selalu mengambil tempat di lokasi yang jauh dari keramaian. Di lokasi yang relatif terpencil, dan listrik pun belum masuk. Tentu saja suasana gelap gulita terasa dimana-mana.
Para peserta jurit malam itu akan dikumpulkan di suatu lapangan tertentu. Dan kemudian mereka dilepas dengan jarak waktu tertentu, berjalan satu persatu … sendirian. Tidak boleh bawa senter dan alat penerangan apapun. Tujuannya adalah menuju ke tempat finish. (biasanya waktu yang diperlukan adalah sekitar 2 jam berjalan kaki)

Kita para peserta Jurit malam harus berani jalan sendirian di tengah malam buta itu. Pedoman satu-satunya adalah cahaya Lilin atau Lampu Ting yang dipasang di sepanjang jalan …. Jangan dibayangkan lilinnya itu jaraknya hanya satu meteran. Jaraknya jauh-jauh sodara-sodara. Peserta jurit harus mencari cahaya lilin. Sampai di cahaya lilin yang satu, peserta akan melihat sekelilingnya, melihat cahaya lilin berikutnya … berjalan menuju kesana … demikian seterusnya.

Jadi para Kakak Pembina telah memasang Lilin sedemikian rupa sehingga satu sama lain masih bisa terlihat … Lilin biasanya dipasang di belokan … atau ditempat-tempat tertentu yang strategis agar peserta mudah menemukan cahayanya.

Bagaimana Rasanya ???
Waaahhh berjuta rasanya. Antara Takut … Exciting … Tegang … Menyenangkan dan sebagainya. Berjalan di kebun penduduk, kadang melewati hutan, juga pematang sawah … Ketika berjalan kaki itu pun, karena suasana gelap gulita tidak jarang saya kejeblos masuk got, kaki tersangkut akar pohon, jatuh terantuk batu dan sebagainya. Pada jarak tertentu akan ada pos-pos, tempat dimana kita bisa beristirahat sejenak, plus mengerjakan tugas pertanyaan yang diberikan kakak pembina. Satu dua kali rute yang diambil sengaja dilewatkan kuburan !!! WWaaaa !!! Aattuuuttt …

Yang sulit itu adalah jika Lilinnya mati. Dan kakak pembina yang berjaga diseputaran situ terlambat menyalakannya. Bisa lost tuh. Hehehe … Dan tingkah para peserta dulu juga macam-macam, untuk menutupi rasa takutnya. Ada yang sengaja menunggu peserta di belakangnya agar bisa jalan berdua. Nanti kalau sudah hampir finish baru jalan sendiri-sendiri lagi… hahahah … (Tapi upaya ini pasti selalu gagal karena keburu ketauan Kakak Pembina yang berjaga di sepanjang perjalanan)

Menurut pendapat saya, Kegiatan Jurit Malam ini adalah suatu kegiatan yang bagus untuk memupuk rasa percaya diri dan Keberanian kami semua. Dengan hanya berpedoman pada cahaya Lilin … kami bisa mencapai garis finish. Berjalan sendirian di tengah gulitanya malam. Dan itu rasanya memang LUAR BIASA.

 

http://www.kaskus.co.id/thread/53c75f73902cfe97418b4581/jurit-malam-kegiatan-quotuji-nyaliquot-saat-kemah-pramuka/

Jenis Kegiatan Outbound Training Yang Baik

Jenis Kegiatan Outbound Training Yang Baik

Jenis Kegiatan Outbound Training Yang Baik

Banyak cara dapat dilakukan untuk meningkatkan soft skill, salah satunya melalui kegiatan games outbound atau outbound games. Team work, keberanian, manajerial, kemandirian, cinta alam, kesabaran, dll dapat diperoleh dari berbagai macam game-game outbound dan services outbound.
Sepertinya pelatihan outbound game atau games outbound itu, pelatihan ajaib. Sebenarnya apa itu outbound games?. Game outbound tidak lain merupakan pelatihan manejemen diri yang memadukan olah pikir, rasa, dan raga. Dan diadakan di alam terbuka dan dikondisikan di luar kebiasaan. “Seperti orang yang bekerja meninggalkan kebiasaannya berada, berpikir dan berbuat. Kemudian ia menganti cara berpikir dan cara berbuat tersebut untuk mendapatkan hal- hal yang baru
Singkatnya, tahapan proses belajar di lokasi outbound mempunyai empat tahapan, di mana para peserta diajak permainan tertentu oleh operator outbound yang kita sebut experience, setelah tahap experience, mereka mendiskusikan manfaat permainan itu dalam kelompok kecil (processing), dan menyimpulkannya dari hal yang kecil ke hal- hal yang besar (generalizing), selanjutnya mereka merefleksikannya dan menerapkan pengalaman itu dalam sistem kerja kehidupan mereka.
Dengan demikian outbound game atau outbound services memiliki ciri khas sendiri, di mana keseluruhan kegiatan diterjemahkan dalam bentuk kegiatan yang lebih nyata dan factual. Di dalam berbagai kegiatan para peserta di lokasi outbound akan diperkenalkan oleh outbound operator dengan services outbound atau outbound services dan berbagai jenis permainan (game).
Tujuan Pelatihan Outbound
Tujuan utama kegiatan pelatihan ini adalah melatih para peserta untuk mampu menyesuaikan diri (adaptasi) dengan perubahan yang ada dengan membentuk sikap professionalisme para peserta yang didasarkan pada perubahan dan perkembangan traits (sifat mendasar) dari individu yang meliputi aspek trust, belief, dan komitmen serta kinerja yang diharapkan akan semakin lebih baik. Sikap dan perilaku professionalisme seperti ini.
Dan diharapkan pula kemudian, peserta menyadari bahwa apa yang dilakukan itu merupakan bagian tidak terpisahkan dalam kebersamaan dengan rekan-rekannya dalam team… keberhasilan seorang individu unit kerja organisasi akan merupakan bagian keberhasilan dari organisasi perusahaan, sebaliknya, kegagalan yang terjadi karena kesalahan individu atau suatu unit organisasi akan mempengaruhi pula nilai keberhasilan secara keseluruhan. Karena itu, semboyan one for all, all for one, yang merupakan semboyan out bound Internasional selalu didengung-dengungkan dalam kegiatan oleh operator outbound atau outbound operator untuk membangun sebuah semangat kebersamaan dan kekompakan, bahkan belakangan ini dikembangkan lagi sebuah semboyan baru yang merupakan pula semboyan dunia global : ” we are one “ Kita adalah satu.http://www.timurlangit.com/?Artikel:Outbound_Training:%26nbsp%3BJenis_Kegiatan_Outbound_Training_Yang_Baik
Tujuan Kegiatan Outbound/Teambuilding Program

Tujuan Kegiatan Outbound/Teambuilding Program

Tujuan Kegiatan Outbound/Teambuilding Program

Kegiatan Outbound (Outbound Training) atau Team building Program dianggap sebagai program pengembangan individu yang  memiliki ciri khas sendiri.   Sebab secara keseluruhan kegiatan atau aktivitas yang  diaplikasikan terlaksana dalam bentuk yang lebih Nyata dan Faktual.

Di dalam beberapa kegiatan,para peserta Outbound/Teambuilding Program akan dipimpin oleh satu orang Master Games yang bertugas sebagai pengendali aneka simulasi dan permainan sepanjang Program Outbound berlangsung.

Agar tujuan pelatihan lebih tepat sasaran dan efektif dalam pelaksanaan, banyaknya peserta Outbound/ Teambuilding Program dibagi ke dalam beberapa Group kecil, yang masing-masing didampingi oleh satu orang Instruktur Outbound.

Program Outbound/Teambuilding merupakan salah satu metode pelatihan atau pengembangan Sumber Daya Manusia yang dirasakan paling efektif untuk mengembangkan kemampuanSoft Skill peserta.

Sebab dalam Kegiatan Outbound banyak dilakukan aktifitas yang bertujuan meningkatkan kemampuan, antaralain:

  1. Teamwork
  2. Manajerial
  3. Kemandirian
  4. Peduli pada lingkungan sekitar
  5. Empati
  6. Kepemimpinan
  7. Komunikasi
  8. Kesabaran
  9. Dan masih banyak lagi

Keseluruhan aktifitas tersebut dilakukan melalui simulasi berbagai macam games Outbound. Bukan hanya sekedar Games, namun di dalamnya terdapat makna-makna pembelajaran yang sangat baik dan tepat untuk diimplementasikan oleh peserta dalam kehidupan sehari-hari untuk mendukung interaksi pribadi, team dan social.

Tujuan Kegiatan Outbound/Teambuilding Program

Peraturan Permainan Paintball

Peraturan Permainan Paintball

Peraturan Permainan Paintball

Paintball dimainkan dengan variasi aturan yang hampir tanpa batas dan variasi. Aturan-aturan tersebut harus ditentukan sebelum pertandingan dimulai. Aturan permainan paling mendasar adalah bahwa pemain harus berusaha untuk mencapai tujuan tanpa terkena tembakan paintballs. Ketika seorang pemain tertembak, dia harus mengacungkan penanda mereka untuk menunjukkan bahwa mereka telah tertembak kemudian meninggalkan lapangan bermain. Namun demikian, pertauran ini dapat berubah tergantung pada kesepakatan awal para pemainnya.

Tujuan khusus dari permainan ditentukan sebelum bermain dimulai, misalnya menangkap bendera atau eliminasi. Paintball telah melahirkan varian permainan lainnya yang juga populer diantaranya woodsball. Woodsball dimainkan dalam lingkungan alam dan meliputi seluruh area yang luas. Sebaliknya, jenis speedball dimainkan di lapangan yang lebih kecil dan dalam permainan yang sangat cepat (biasanya permainan berlangsung hingga lima menit). Jenis permainan lainnya adalah paintball skenario, di mana pemain berusaha mengulang sejarah atau menciptakan situasi, seperti Oklahoma D-Day Perang Dunia II (merupakan skenario terbesar yang pernah diterapkan).

Permainan diatur dan diawasi oleh wasit. Wasit berpatroli untuk memastikan penegakan aturan dan keselamatan para pemain. Jika seorang pemain ditandai dengan cat, mereka akan memanggil pemain tersebut, namun pesaing juga diharapkan untuk mengikuti kode kehormatan, misalnya bola patah berarti eliminasi. Operator lapangan dapat menentukan variasi dari aturan ini, seperti tembakan hanya boleh diarahkan ke bagian tubuh tertentu saja – seperti kepala dan dada. Ada aturan permainan yang penerapannya tergantung pada tempat dengan tujuan untuk menjamin keselamatan, menjaga kejujuran permainan atau menghilangkan kecurangan.
Berikut ini adalah beberapa aturan yang harus ditegakkan dalam permainan paintball :

  • Jarak minimum – Terkena tembakan rasanya akan seperti kena pukulan, sakit tidaknya bergantung pada jarak tembakan. Terkena tembakan dapat meninggalkan lebam atau memar pada tubuh. Karena sering kali rasa sakit diasosiasikan karena terkena tembakan paintball, beberapa tempat memberlakukan jarak minimal, sehingga pemain tidak bisa menembak lawan jika jarak mereka dengan lawan kurang dari jarak minimal yang ditentukan, misalnya 25 kaki (7,6 meter).
  • OvershootingKondisi lahan bermain dapat mencegah pemain dari overshooting (juga disebut bonus balling atau “overkill“) yaitu berulang kali menembak pemain lawan bahkan setelah mereka dikeluarkan dari permainan. Jika seorang pemain tahu bahwa pemain lawan telah dieliminasi namun mereka terus menembakinya, mengabaikan keselamatan pemain lawan dan menimbulkan risiko cedera serius, hal ini juga disebut overshooting.
  • Ramping – Ramping mengacu pada pistol (marker) yang dikendalikan secara elektronik sehingga dapat meningkatkan laju api/ROF (Rate Of Fire) atau bola/BPS (Ball Per Second) yang ditembakkan tiap detiknya. Ramping dilarang pada semua permainan paintball dan hanya diperbolehkan pada beberapa turnamen.
  • Wiping – Pemain mungkin mencoba untuk berbuat curang dengan menghapus cat dari tubuh mereka sendiri, mereka berpura-pura tidak terkena tembakan dan tetap ikut bermain.

http://malangoutbondcenter.wordpress.com/peraturan-permainan-paintball/

Definisi umum dari permainan paintball

Definisi umum dari permainan paintball

Apa Itu Paintball??

Definisi umum dari permainan paintball

Paintball adalah suatu permainan dimana seorang atau kelompok pemain berusaha untuk mengalahkan pemain / kelompok lain dengan cara memberi tanda cat di tubuh lawan. Peluru cat yang digunakan harus terbuat dari bahan yang aman dan tidak beracun, sedangkan senjata yang digunakan untuk menembakkannya biasa disebut paintball marker atau paintball gun. Peralatan lain yang harus ada ialah masker pelindung wajah. Selain untuk permainan, teknologi ×Paintball juga digunakan sebagai simulasi / latihan militer yang lebih serius. Ide permainan paintball pertama kali muncul pada tahun 1976 oleh Evan Thomspon, dan dimainkan pertama kali pada tahun 1981. Permainan paintball bisa dilakukan di dalam maupun di luar ruangan dengan barikade alam dan buatan.
Paintball marker
Paintball marker atau paintball gun adalah peralatan yang palin utama. Pistol Paintball ini memiliki loader / hopper yang merupakan tempat / wadah peluru cat serta sebuah tabung gas bertekanan tinggi sekitar 4500 Psi. Senjata juga dilengkapi kunci pengaman untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Peluru Paintball
Merupakan amunisi utama pada permainan paintball, berupa peluru yang berisi cairan berwarna / cat. Bahan cat yang digunakan tidak berbahaya bagi manusia maupun bagi lingkungan.
Kualitas dari permainan paintball ditentukan kuat oleh kualitas dari peluru yang digunakan. Ciri peluru dengan kualitas baik ialah bentuknya bulat sempurna sehingga memiliki akurasi yang baik, kulitnya tipis sehingga mudah pecah ketika terkena badan atau objek lain, serta memiliki cat yang berwarna mencolok ketika mengena objek dengan latar belakang warna apapun dan sulit untuk dihapus selama permainan masih berlangsung. Beberapa peluru terbaik saat ini memiliki cat berwarna metalik sehingga sangat terlihat ketika mengenai tubuh dan sulit untuk dihapus.
Masker / goggle
Goggle adalah perangkat keamanan untuk melindungi area wajah terutama bagian mata. Selama berada di arena permainan, pemain tidak diperkenankan ntuk melepas masker. Saat ini masker untuk permainan paintball sudah dibuat sedemikian rupa sehingga sangat nyaman digunakan dan tentu saja aman.
Selain peralatan yang disebut di atas, masih banyak peralatan tambahan yang umumnya dimiliki oleh pecinta paintball, diantaranya seperti (pods) tempat menyimpan peluru cadangan, pelindung lutut dan siku, pakaian seragam militer, sarung tangan dan lain sebagainya. (paintballbandung.com)

http://www.paintballbandung.com/apa-itu-paintball.html

Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri

Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri

Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri

Apabila Anda sedang mencari info tentang Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri, maka Anda sudah situs yang akan membahas Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri. Untuk Anda yang ingin membaca tentang Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri, ada beberapa info terkait Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri yang bisa kami berikan di website ini.

Selain tentang Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri, di website ini juga ada ratusan artikel lain mengenai otak manusia. Silakan Anda pilih dan klik judul-judul artikel yang berwarna biru di samping kanan dan kiri halaman ini untuk membaca artikel menarik lainnya.

Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri memang sedang banyak dibicarakan oleh orang yang mendengar berita tentang Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri. Informasi tentang Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri juga banyak dicari orang di internet. Sampai saat ini Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri masih menjadi topik pembicaraan yang sangat menarik.

Jika info tentang Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri di halaman belum cukup membuat Anda jelas mengenai Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri, cobalah kunjungi situs www.aktivasiotak.com untuk membaca artikel tentang Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri yang lebih relevan. Atau mungkin, di situs yang kami sebutkan tadi, Anda akan menemukan informasi yang lebih menarik daripada Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri.

Otak manusia memang luar biasa. Oleh karena itu, Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri menjadi salah topik tentang otak yang bermanfaat untuk diteliti lebih dalam. Mungkin yang dimaksud Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri adalah menyangkut cara kerja otak atau fungsi otak manusia yang sangat hebat tersebut.

Kami rasa, informasi yang ada di situs AktivasiOtak.com, berhubungan dengan Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri. Oleh karena itu, tidak ada salahnya Anda mencoba membaca artikel di situs tersebut yang sebetulnya berhubungan dengan Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri.

Sampai saat ini, Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri adalah hal yang sangat menarik untuk dikaji. Para pakar dari kalangan kedokteran dan psikologi juga tertarik untuk membahas tentang Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri. Meskipun mungkin, masih banyak orang yang berbeda pendapat tentang Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri.

Hal itu bukan berarti bahwa membahas tentang Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri adalah hal yang tidak penting. Justru, biasanya hal yang penting seperti Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri, menjadi bahan perdebatan banyak kalangan. Dan hal itu wajar saja apabila ada orang yang berdiskusi atau berdebat tentang Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri.

Di Indonesia sendiri, mungkin sudah ada buku mengenai Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri, pelatihan Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri, seminar Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri dan kursus Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri. Yang pasti, di internet sudah banyak artikel tentang Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri.

Dari sumber yang kami dapat, sekarang sudah banyak pelatihan Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri untuk anak-anak, juga ada kursus Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri untuk remaja. Terbaru adalah workshop atau seminar Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri untuk orang dewasa.

Artinya apa? Informasi tentang Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri memang cukup penting dan diminati masyarakat. Tak hanya itu, pemberitaan mengenai Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri juga banyak ditonton oleh masyarakat.

Komentar masyarakat tentang Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri, tentunya berbeda-beda. Ada yang senang mendapatkan info mengenai Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri, ada juga yang tidak peduli tentang keberadaan Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri. Selain itu, ada juga kontroversi tentang Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri.

Untuk selanjutnya, Anda silakan kunjungi situs yang khusus membahas Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri untuk mendapatkan informasi yang lebih detail dan akurat tentang Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri.

Apabila artikel tentang Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri di halaman ini kurang bisa Anda mengerti, coba Anda klik tulisan Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri ini untuk membaca artikel tentang Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri yang mungkin lebih jelas untuk Anda.

Sekedar informasi, Pusat Riset Terapi Musik dan Gelombang Otak yang ada di Indonesia punya Cara Mengaktifkan Otak dengan teknologi brainwave entrainment. Maksudnya adalah dengan stimulasi gelombang otak menggunakan suara/musik tertentu. Teknologi Aktivasi Otak ini sudah dikemas dalam bentuk CD Aktivasi Otak.

Untuk Anda yang ingin tahu tentang Cara Melatih Otak Kanan Dan Kiri, atau ingin meningkatkan kemampuan otak Anda atau potensi otak anak Anda dengan cara CD Aktivasi Otak, silakan Anda klik www.aktivasiotak.com

 

 

http://www.aktivasiotak.com/cara/Cara_Melatih_Otak_Kanan_Dan_Kiri.htm

Contoh Macam – Macam Jenis Permainan Outbound Games

Contoh Macam – Macam Jenis Permainan Outbound Games

Contoh Macam – Macam Jenis Permainan Outbound Games

Contoh Macam – Macam Jenis Permainan Outbound Games.

Berikut ini disajikan ringkasan beberapa permainan ( team building games) yang biasa dipakai dalam training-training outbound atau team building training. Untuk posting-posting selanjutnya kami akan menyajikan games-games ini secara lebih detail..meliputi deskripsi, manual dan tujuan-tujuan dan makna dari setiap games ini.

ALMOST INFINITE CIRCLE

Permainan :

Peserta diminta untuk dapat melepaskan tali yang terikat dengan tali pasangannya, dimana tali tersebut masing-masing terikat di kedua pergelangan tangan masing-masing orang.

Aturan Main :

  • Tidak boleh memotong tali.
  • Tidak boleh membuka simpul yang mengikat ke pergelangan tangan.

###

GRASS IN THE WIND

Permainan :

Pada permainan ini peserta secara bergantian akan bergantian akan merubuhkan diri ke arah rekan kelompok yang berdiri di sekeliling nya ; dan rekan-rekan yang lain menahan dan kemudian mendorongnya ke arah yang lain.

Aturan Main :

  • kelompok membuat lingkaran kecil dengan posisi tangan di depan dada
  • satu anggota kelompok berdiri di pusat lingkaran.
  • peserta yang di tengah menjatuhkan badan seperti kayu tumbang, dengan kaki yang tidak berpindah dan tetap rapat.
  • sisa kelompok yang ada bertugas menahan kemudian mendorongnya ke arah yang lain.

###

TRUST FALL

Permainan :

Pada permainan ini peserta secara bergantian akan bergantian akan menjatuhkan diri ke belakang dari sebuah platform yang tersedia dan rekan-rekan yang lain menangkapnya di bawah.

Aturan Main :

  • Yang Jatuh adalah mereka yang akan menerima aba-aba untuk menjatuhkan dirinya ke belakang dari Fasilitator.
  • Yang Menangkap adalah mereka yang menangkap Yang Jatuh.
  • Peserta yang akan menjatuhkan diri harus menanggalkan jam tangan, cincin atau kacamatanya terlebih dahulu.
  • Peserta yang menjatuhkan dirinya harus berdiri tegak dan kaku. Kedua tangan di samping badan atau terlipat di dada sambil memegang pundak. Berdiri membelakangi rekan-rekan yang akan menangkap.
  • Ketika menjatuhkan diri ke belakang, peserta dilarang membuka tangannya sehingga tidak memukul rekan yang menangkap di bawah.
  • Peserta yang menangkap membentuk dua barisan rapat, yang saling berdiri berhadapan dengan jumlah anggota barisan yang sama serta bahu saling bersinggungan dengan rekan sebaris. Masing-masing barisan membentuk bantalan mendarat yang kuat dan lentur dengan cara merentangkan tangan ke depan sejajar dengan bahu dengan telapak tangan menghadap ke atas, dan masing-masing tangan direntangkan berselang-seling dengan rekan pada barisan di depan.
  • Peserta yang menangkap dilarang mengepalkan tangan ketika menangkap.

###

X – Y Games

Permainan :

Setiap kelompok mewakili sebuah divisi dalam perusahaan. Tujuan kelompok adalah memaksimalkan keuntungan (profit) divisi.

Aturan Permainan

  • ke 4 kelompok dipisahkan dari yang lain dan tidak diperbolehkan berkomunikasi sepanjang permainan
  • permainan dijalankan dalam beberapa putaran. Untuk Setiap putaran divisi harus memilih “X” atau “Y”. dilarang melanjutkan putaran sebelum semua divisi menentukan pilihannya
  • dalam tiap putaran , tiap divisi akan untung atau rugi berdasarkan kombinasi dari pilihan –pilihan tiap divisi (lihat profit/loss scoring table)
  • keunttungan dan kerugian akan dikumulasi. Catatan : pada putaran ke 5, nilai akan dikalikan 3 dan pada putaran 8 dikalikan 5, dan di putaran 10 dikalikan 10.
  • keputusan divisi memilih X atau Y didasarkan pada kesepakatan semua anggota divisi
    • tiapa anggota kelompok harus memilih
    • gunakan aturan suara mayoritas
  • saat divisi sudah memilih, beritahu kepada fasilitator pilihan tersebut. Jika semua divisi sudah menentukan pilihan, wakil kelompok maju ke tempat yang ditentukan untuk kemudian menunjukkan pilihan divisi mereka masing-masing.
  • lihat kombinasi pilihan yang ada, masukan skor. Lanjutkan ke putaran berikutnya
  • waktu tiap putaran hanya kurang lebih 2 minutes

###

TOXIC WASTE

Permainan :

Tim harus memindahkan cairan beracun dari satu container ke container yang lain.

Aturan Main :

  • Peserta tidak boleh berbicara satu sama lain.
  • Alat bantu yang dapat digunakan hanya berupa tali-tali yang tersedia.
  • Tidak boleh memasuki area radiasi, bila ada seorang peserta yang menginjak maka permainan harus diulang dari awal lagi.
  • Cairan tidak boleh tumpah, apabila tumpah permainan diulang dari awal.
  • Dianggap selesai bila tali-tali yang dipergunakan kembali keluar lingkaran.

Tipe : Strategic Game

Target : team work dalam mencapai target, inovasi-kreativitas , disiplin

###

SPIDER WEB

Permainan :

Seluruh peserta harus berpindah dari satu sisi ke sisi yang lain melalui sebuah jaring laba-laba raksasa dengan dibantu rekan yang lain.

Aturan Main :

  • Tidak boleh melalui lobang yang sudah pernah dilalui.
  • Badan dan pakaian tidak boleh menyentuh tali, tiang atau pohon tempat tali diikat.
  • Tidak boleh melakukan lompatan.

Tipe : Strategic Game

Target : team work dalam mencapai target, inovasi-kreativitas , disiplin

###

TOWER BUILDING

Tugas :

  • Tim harus bekerja sama membangun sebuah menara dari alat/bahan yang disediakan
  • Kelompok juga diminta untuk mengambil benda tertentu yang berada di udara.
  • Tim juga harus membuat bendera dan memasangnya di ujung tower

www.outboundjogja.net/2013/04/contoh-macam-macam-jenis-permainan.html

Tips dan trik bermain paintball

Tips dan trik bermain paintball

Tips dan trik bermain paintball

Anda ingin mencoba bermain paintball untuk pertama kalinya? Yeap, ada baiknya mencari tahu terlebih dahulu tentang tips dan trik bermain paintball dikarenakan, game ini kurang menyenangkan bila anda selalu kalah telak. Siapa sih yang suka kalah hehehe.

Ditambah lagi dengan adanya peraturan standard seperti bila tertembak harus segera mengangkat tangan dan berjalan kelluar arena. Bayangkan bila anda sudah harus keluar dan menonton dari luar bila anda sudah tertembak pada saat game belum lama bergulir.

Beberapa tips yang mungkin berguna untuk newcomer :

  1. Membawa perlengkapan pribadi seperti sepatu, kaos kaki, dll.
  2. Cermat saat menembak. Dengan peluru yang terbatas, anda juga tidak mau keluar dari game pada saat game baru dimulai.
  3. Cerdik saat sembunyi. Jangan pernah berdiam di area terbuka. Sudah dapat dipastikan anda akan menjadi sasaran tembak.
  4. Saling backup. Lebih baik maju dalam grup kecil daripada sendiri-sendiri.
  5. Maju dan kepung team lawan duluan sebelum team anda yang dikepung.
  6. Jika sudah tertembak di babak Death Match babak terakhir,  berikan peluru yang tersisa pada rekan 1 tim yang ‘masih hidup’.

Beberapa strategi formasi bermain:

Lebih baik jika bermain dalam formasi (lebih teroganisir) untuk menghindari adanya blind spot sehingga team anda dapat diserang dari sisi yang tidak dijaga. Beberapa formasi:

2 Mid-2 Def -2 Right-2 Left

3 Mid-3 Def-1 Right-1 Left

2 Def-1 Def-3 Mid-1 Right-1 Left

Fungsi tengah : Ibarat gelandang di sepak bola yang mengatur alur dan strategi permainan

Fungsi kanan , and kiri : Biasanya tugas mereka adalah menyerang

Fungsi defence : Untuk menjaga base team anda sekaligus menjadi backup

Nah setelah membaca artikel ini, dan ingin mencoba bermain. Terdapat beberapa tempat bermain paintball di Jakarta. Beberapanya adalah paintball di ancol dan paintball di daerah ragunan

Untuk yang ingin mencoba paintball daerah ragunan, dapat menggunakan e-coupon dari Dealoka yang memberikan harga sangat spesial. (Selama persediaan masih ada)

Jangan lupa untuk menjaga sportivitas, karena game ini baru sangat menyenangkan bila seluruh peserta menjaga sportivitas

http://www.dealoka.com/blog/id/wp-content/uploads/2014/05/1.jpg

6 Cara Aman Bermain Flying Fox

6 Cara Aman Bermain Flying Fox

6 Cara Aman Bermain Flying Fox

Posted at 13:38 under Outdoor Challenging Games

Seringkali jika kita mendengar kata Outbound, yang langsung terbayang di pikiran adalah flying fox. Sebenarnya, flying fox hanyalah salah satu media bermain di alam terbuka dari sekian banyak simulasi permainan serta salah satu bentuk permainan diketinggian atau yang lazim disebut high rope activity/course. Jenis permainan ini memang sifatnya ever lasting, sehingga sampai sekarang pun terbukti masih digemari oleh masyarakat luas.

Permainan flying fox menjadi sangat popular karena kehadirannya saat ini mudah ditemui baik di area wisata/rekereasi (waterpark, thematic park, etc.), hotel bernuansa alam sebagai sarana bermain (outdoor playground) sampai dengan event-event yang digelar di mall (indoor event).

Bagi orang tua, mengajak anak bermain flying fox dapat membantu dalam mendidik keberanian dan melatih percaya diri sang buah hati. Namun, perhatikan juga standar keamanan yang diterapkan oleh pengelola ketika ingin bermain flying fox. Inilah 6 (enam) tips cara aman bermain flying fox:

  1. Perhatikan konstruksi dari lokasi start dan finish permainan flying fox tersebut, dimana konstruksi paling ideal terbuat dari konstruksi besi yang memiliki 4 tiang penyanggah dan masing-masing dilengkapi dengan tension (penarik/ penyeimbang kekuatan bangunan konstruksi baja tersebut.
  2. Arena flying fox yang aman memiliki dermaga (platform) lokasi start dan finish yang cukup luas untuk mengatur antrian pemain. Terdapat batas yang tegas dan jelas antara area antri dengan area luncur (safety zone).
  3. Ketika pemain sudah berada di dalam area antri, operator bergerak memasangkan Alat Pelindung Diri (APD) yang berupa pengaman tubuh (sit harness atau full body harness) dan pengaman kepala (safety helmet), serta jika dibutuhkan dipasangkan juga pengaman tangan (gloves).
  4. Kemudian saat pemain memasuki area luncur (safety zone), maka SOP yang wajib dilakukan oleh para operator adalah memasangkan tali pengaman (life line) yang tercantol ke pengaman tubuh (sit harness/full body harness) disusul dengan tali luncur (cowstail/connector rope). Life line akan dilepas jika pemain sudah siap meluncur.
  5. Tali baja (wire rope) yang digunakan untuk lintasan terdiri dari 2 (dua), lintasan yang pertama berupa lintasan utama (main lines) dan kedua didekasikan untuk lintasan pengaman (safety lines) disampingnya/diatasnya. Hal ini untuk mencegah/mengantisipasi jika terjadi free fall yaitu pemain terjatuh bebas karena suatu hal, masih terdapat 1 tali yang menyelamatkan.
  6. Ketika sudah sampai di lokasi finish, operator akan memasangkan kembali tali pengaman (life line) yang dicantolkan pada pengaman tubuh (sit harness/full body harness), sebelum melepas seluruh rangkaian alat pelindung diri.

Sebagai gambaran, silakan disimak juga alat-alat yang biasa digunakan dalam flying fox. Selamat meluncur!

Menara Flying Fox di New Kuta Green Park, Pecatu, Bali

Full Body Harness & Sit Harness

Safety Helmet

Pulley Tandem Cable

Bonus Tips:

  1. Roda gantung (pulley) yang digunakan untuk meluncur, idealnya menggunakan jenis 2 (dua) roda (tandem) dan terdapat kaitan/lubang (attachment) dibagian atasnya yang berfungsi sebagai koneksi antara lintasan utama (main lines) dengan lintasan pengaman (safety lines).
  2. Perhatikan pula sistem pemberhentian (stopper system/belay system) yang digunakan. Sistem pemberhentian ini digunakan untuk mengontrol laju luncuran dan memberhentikannya.Pada dasarnya ada 2 (dua) macam cara/sistem yang dapat digunakan, yaitu pemberhentian dilakukan dari atas (top belay). Pada sistem ini laju luncuran dapat diatur sedemikian rupa oleh operator. Dan yang kedua adalah pemberhentian dilakukan dari bawah (down belay). Dengan sistem ini pemain akan dibiarkan meluncur, sebelum akhirnya dititik tertentu luncuran akan diberhentikan secara perlahan sampai menuju lokasi finish. Kedua sistem tersebut sama baiknya, tentunya pengelola memperhatikan beberapa faktor terkait lahan bermain (venue) yang menentukan untuk menggunakan sistem pemberhentian.

http://andriakbar.blogdetik.com/2014/03/20/6-cara-aman-bermain-flying-fox/

Permainan Outbound Pipa Bocor

Permainan Outbound Pipa Bocor

Permainan Outbound Pipa Bocor

Contoh permainan outbound dalam dinamika kelompok yang sering dilakukan dalam outbound training adalah pipa bocor. Seperti dalam contoh permainan outbound Spider Web yang telah dibahas sebelumnya, permainan outbound yang membangut kerjasama dalam kelompok (team work) ini juga merupakan permainan standar yang biasa digunakan. Dalam beberapa lokasi outbound di Jogja biasanya juga telah disediakan peralatan standar pipa bocor (atau biasa disebut air mancur).
Permainan Outbound pipa bocor
Tujuan dari permainan outbound pipa bocor ini adalah melatih kekompakan, kerjasama dalam kelompok. Selain itu management yang baik sangat diperlukan untuk keberhasilan dalam game ini. Sikap toleransi antar kelompok   sangat penting, mengingat sikap indifidualisme yang sering muncul dalam suatu organisasi atau instansi dapat memberikan efek negatif bagi tujuan bersama. Sikap kompetitif dan fighting juga sangat diperlukan, karena dengan adanya persaingan (sparring partner) akan lebih membangkitkan semangat dan daya juang kelompok.
Beberapa peralatan yang digunakan dalam permainan outbound ini diantaranya adalah: Pipa besar dengan panjang kurang lebih 2 meter yang telah diberi lubang (jumlah lubang tergantung jumlah peserta dalam satu kelompok) dan salah satu sisinya telah ditutup rapat. Satu buah ember berukuran sedang untuk masing masing kelompok, dan satu buah bola pingpong yang dimasukkan ke dalam pipa. Dalam pelaksanaan permainan, usahakan lokasi berdekatan dengan sumber air (misal; kolam ikan, sungai, blumbang/empang, dsb.)
Contoh permainan outbound pipa bocor
Permainan ini dilakukan secara berkelompok atau sistem kerja team. Masing masing kelompok minimal terdiri dari 5 orang. Target yang harus dilakukan adalah memasukkan air ke dalam pipa sampai pipa terisi penuh sehingga bola pingpong keluar dari dalam pipa dengan sendirinya. Lubang ditutup dengan jari atau anggota tubuh yang lain dan tidak boleh menggunakan alat bantu apapun. Pemenangnya adalah kelompok yang dapat mengeluarkan bola pingpong dalam pipa terlebih dahulu.
Setelah permainan, diskusikan value dan manfaat dari kegiatan tersebut. Dari contoh permainan outbound kali ini, diharapakan dapat mengasah kemampuan peserta dalam berorganisasi dan bekerjasama (membangun team building) dengan baik. Demikian artikel mengenai permainan outbound pipa bocor kali ini, semoga bermanfaat bagi kita semua khususnya pelatihan outbound.

http://www.jogjaoutboundsociety.com/2013/05/permainan-outbound-pipa-bocor.html